Kejanggalan Jasad Mahasiswi Bengkulu Dikubur di Rawa Belakang Kos, Kancing Baju & Celana Terbuka


Misteri kematian Wina Mardiani (20) mahasiswi cantik di Bengkulu yang mayatnya dikubur di belakang kos masih dalam penyelidikan.

Kematian Wina Mardiani menemui banyak kejanggalan, terlebih sebelum ditemukan tewas terkubur di halaman belakang kos, mahasiswi Fakultas Ekonomi itu dilaporkan hilang tiga hari.

Hingga kini, belum diketahui pasti penyebab kematian Wina Mardiani.

Namun, dugaan kuat, Wina Mardiani menjadi korban pembunuhan.

Saat ditemukan, kejanggalan banyak ditemui dalam jasad Wina Mardiani.

Ia ditemukan dengan pakaian lengkap, meski kancing baju dan celananya dalam kondisi terbuka.

Selain itu, kepala korban ditemukan tertutup karung dengan kondisi kaki terikat.

Saat pencarian terhadap jasad Wina Mardiani, tidak tampak sosok penjaga kos tempatnya tinggal.
Diketahui, tempat kos Wina Mardiani tersebut dijaga oleh sepasang suami istri yang tinggal di bawah.
Namun keduanya mendadak hilang saat pencarian keberadaan Wina Mardiani dilakukan.
Menurut penuturan Sinta Alena, tetangga kos korban, istri penjaga kos tersebut tiba-tiba pulang kampung sekitar puku 16.00, satu jam sebelum jenazah Wina ditemukan.

Lokasi ditemukannya jasad Wina Mardiani di belakang kosnya
Lokasi ditemukannya jasad Wina Mardiani di belakang kosnya (Facebook Wina Mardiani & Antara via Serambinews)

Ia beralasan ibunya tengah kritis di rumah sakit
Sementara suaminya, sudah menghilang lebih dulu sejak, Sabtu (7/12/2019).
"Penjaga kosan itu tinggal di bawah. Mereka suami istri dan punya anak satu. 

"Penjaga kosan itu tinggal di bawah. Mereka suami istri dan punya anak satu. Saat kejadian mereka tidak ada lagi." tuturnya.

Kapolsek Muara Bangkahulu, Kompol Jauhari menuturkan, pihaknya belum bisa memastikan orang-orang yang diduga terlibat pada kematian korban.

Ia memperkirakan bahwa korban sudah dikubur oleh pelaku selama 3 hari.

"Melihat kondisi saat ditemukan, kami perkirakan bahwa korban ini sudah dikubur kurang lebih 3 hari lamanya," ungkap Jauhari.
Pihaknya sedang melakukan pengembangan dan mengumpulkan bukti-bukti untuk menemukan pelaku pembunuhan korban.

"Akan terus kami dalami dan kumpulkan bukti-bukti dulu," tutup dia.
Polisi telah meminta keterangan sejumlah tetanga kosan korban.

Lebih lanjut, pihak kepolisian turut memeriksa lima penghuni kos terkait kasus ini.
Diketahui, sejak jasadnya ditemukan terkubur di area indekos, Minggu (8/12/2019), polisi telah menggeledah kamar penjaga indekos Pondokan Reza untuk diselidiki terkait kasus tewasnya Wina.

Data terhimpun, benda-benda yang disita Polisi dari lokasi kejadian di antaranya dua bilah senjata tajam, dua celana dan beberapa helai kain.

Sebelumnya, polisi juga telah menyita cangkul dan sendal milik korban.
Selain menyita barang bukti, polisi juga sempat membawa lima penghuni kos untuk digali keterangannya dalam kasus tersebut.

Dikabarkan sebelumnya, Wina Mardiani (20), mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu, yang hilang sekitar 3 hari ditemukan meninggal dunia terkubur di belakang kosan yang ia tempati, Minggu (8/12/2019).

Jasad korban ditemukan terkubur di belakang kosan yang ditempatinya di Jalan Beringing, Kecamatan Muarabangkahulu, Kota Bengkulu.

Penemuan jasad korban bermula dari pencarian pihak keluarga karena korban menghilang tanpa jejak selama tiga hari.

Pencarian terhadap korban mulai menemukan titik terang saat ditemukan sandal korban di belakang kosan yang ditempati korban.

Kondisi belakang kosan tersebut rawa.

ina Mardiani, mahasiswi yang diduga jadi korban pembunuhan. Jenazahnya ditemukan terkubur di belakang kamar kosan.
ina Mardiani, mahasiswi yang diduga jadi korban pembunuhan. Jenazahnya ditemukan terkubur di belakang kamar kosan. (Facebook Wina Mardiana via Tribun Cirebon)

Sebelum ditemukan tewas, keluarganya telah melaporkan Wina hilang, karena tidak ditemukan di tempat kosnya dan tidak dapat dikontak lewat handphonenya.

Belum diketahui pasti penyebab Wina Mardiani tewas, namun sejumlah hal janggal turut ditemukan di tubuh mahasiswi cantik tersebut.

Pihak keluarga yang tidak dapat menghubungi mahasiswi semester lima Universitas Bengkulu tersebut lantas melakukan pencarian.

Pencarian pun dilakukan di belakang kos tempatnya tinggal di Jalan Beringing, Kecamatan Muarabangkahulu, Kota Bengkulu.

Wina Mardiani semasa hidup
Wina Mardiani semasa hidup (Facebook Wina Mardiani via Serambi News)

Pihak keluarga pun menemui titik terang saat menemukan sandal korban berada di lokasi tersebut.

Sementara itu, dari informasi yang berhasil didapatkan, lokasi belakang kos korban berupa rawa-rawa.

Pihak keluarga lantas menemukan bekas galian yang saat itu ditutupi oleh pelepah sawit.

Artikel Asli (Sumber)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel