Semua orang juga tahu bahwa perselingkuhan itu adalah mimpi buruknya sebuah hubungan. Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada mengetahui bahwa pasangan tidak setia dan mengkhianati kita demi orang lain. Masalah orang ketiga ini kerap jadi alasan retaknya sebuah hubungan dan memburuknya hal-hal yang bersifat dasar seperti kepercayaan terhadap pasangan.
Menariknya, selingkuh memang bisa terjadi pada pasangan yang hubungannya baik-baik saja. Pasangan yang rekam jejaknya bagus dan kerap menjadi contoh ideal bagi sekitarnya. Esther Perel (EP), seorang ahli hubungan interpersonal asal Belgia, menjelaskan mengapa pasangan yang terlihat bahagia ternyata tetap saja melakukan perselingkuhan. Bukannya membenarkan perselingkuhan, tetapi alasan-alasan ini masuk akal, dan mungkin bisa dijadikan ilmu agar kamu dan pasangan tidak terjebak di dalamnya.

1. Keinginan untuk merasa “hidup kembali”, salah satunya dengan rasa penasaran kepada orang yang tidak pernah bisa dimiliki

man-staring-at-woman-smiling (1)
dia yang tidak akan pernah bisa kamu miliki via revandy.org