Kesal Ada Semut di Makanan, Alasan Hendar Siram Istri Pakai Air Panas


SA (21), warga Kampung Ciniti, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, hingga hari ini, Selasa, 7 Januari 2020, masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Cibalong. 
SA menderita luka parah di bagian punggung akibat disiram air panas oleh suaminya, Hendar (25), pada Kamis, 2 Januari 2020.
Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, mengatakan bahwa hingga saat ini Santi belum bisa dimintai keterangan. Pihaknya masih fokus pada pemulihan luka korban.
"Ya paling kita memintai keterangan korban terkait peristiwanya saja, belum begitu mendalam," ujar Maradona.
Korban Penyiraman Air Panas Oleh Suami
SA (21) korban penyiraman air panas oleh suaminya, Hendar (25), dirawat intensif akibat luka melepuh pada punggungnya. (Foto: Diki Hidayat/VIVAnews)
Kasus kekerasan dalam rumah tangga ini ditangani pihak Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Garut. Sejauh ini masih berjalan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. 
Sementara itu, motif Hendar tega menyiram istrinya dengan air panas adalah karena kesal makanan yang dihidangkannya ada semut. Motif ini diakui sendiri oleh Hendar.
"Sementara tersangka masih memberikan keterangan bahwa dia (Hendar) tak terima dalam makanan ada semut. Dia protes lalu terjadi pertengkaran dan penyiraman dengan air panas," ungkap Maradona.
Maradona mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus ini. Karena dia menduga kekerasan yang dilakukan Hendar kepada istrinya bukan kali ini terjadi.
"Berdasarkan keterangan saksi, kami menduga perbuatan penganiayaan tersangka kepada istrinya sudah sering," ujarnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel