Setelah Seseorang Terluka, Biasanya Ia Akan Menemukan Cinta Sejatinya


Pelajaran paling berharga, hampir selalu adalah sesuatu yang menyakitkan dan berbekas dalam ingatan. Tak terkecuali urusan cinta dan perasaan. Saat ini, kamu mungkin sedang duduk melamun di dalam kamar. Bertanya-tanya, kenapa sampai sekarang tak ada cinta yang tulus yang kamu rasakan.
Dengar, Menurut Women’s Health, kamu perlu mencium 15 pria dan jatuh cinta dua kali sebelum menemukan “The One”. Selain itu, sumber lain juga mengatakan bahwa kamu perlu jatuh cinta pada 2 sampai 5 pria sebelum menikah. Jadi jika sampai sekarang kamu merasa selalu disakiti, itu adalah sesuatu yang wajar terjadi. 
Berharap tak pernah gagal dalam menjalin hubungan, kenyataan yang kita hadapi justru berjalan sebaliknya. Inginnya sih segera menemukan satu tambatan hati, tapi yang terjadi kamu justru patah hati berkali-kali. Tapi dibalik itu semua, sebelum nanti bertemu dengan dia yang kau cinta.

Tak Selalu Buruk, Patah Hati Berkali-kali Bikin Dirimu Lebih Kuat Lagi

Setiap kisah cinta yang usai, selalu pergi dengan meninggalkan pelajaran. Dari kisah cinta yang pertama, kamu mungkin belajar untuk lebih pintar dalam menempatkan rasa. Sedangkan pada hubungan lain, kamu belajar untuk bisa membedakan setiap sikap dan perbuatan. Hal-hal yang kamu dapatkan dari perjalanan cinta sebelumnya. Akhirnya jadi satu kekuatan yang membuatmu bisa lebih baik.
Kamu tahu bagaimana seseorang yang benar-benar sayang, sehingga tak lagi tertipu dengan bualan. Kamu tahu bagaimana dia yang memang ingin bertanggung jawab, sehingga tak lagi tertipu dengan omong kosong berbentuk rayuan. Dirimu berubah jadi lebih kuat, dan percayalah itu baik untukmu.

Pernah Terluka Membuatmu Lebih Bijak dalam Menempatkan Percaya

Selain merubah pandanganmu tentang cinta, patah hati juga memberi perspektif baru dalam menilai seseorang. Semanis apapun tampilannya, isi di dalamnya belum tentu serupa. Ya, kamu tahu jika apa yang terlihat oleh mata tak selalu jadi gambaran yang sebenarnya.
Tak lagi mau sembarang percaya, kini ada beberapa hal yang kau jadikan ukuran. Bagaimana seseorang bisa layak dijadikan teman bercerita, atau pasangan yang bisa saling cinta.

Lebih Selektif dalam Memilih Pacar, Kamu Tahu Bagaimana Sakitnya Ditinggalkan

Tak mau asal mengangguk pada setia ajakan. Kini kamu lebih berhati-hati pada setiap hal yang dilakoni. Tak terkecuali urusan hati. Biar bagaimanapun kamu sadar, jika hubungan yang kamu ingini bukan untuk sekedar bersenang-senang. Untuk itu, dari sekian banyak orang yang mencoba mendekat, ada standar yang kamu gunakan untuk memilih siapa mereka yang layak dijadikan pacar. Tak peduli apa kata orang-orang, kamu percaya jika yang kau lakukan ini adalah sesuatu yang benar.

Tidak  Ingin Terburu-buru, Jalani Sesuai Kata Hatimu

Kesendirian yang kini kamu jalani, memang terlihat sepi dan menyedihkan. Beberapa kali, kamu mungkin dijadikan bahan lawakan oleh beberapa teman. Ditanya kapan akan punya pasangan, hingga selalu disindiri tak bisa move on dari mantan pacar. Tak apa, itu adalah sesuatu yang lumrah. Lagipula setiap orang pasti pernah patah hati. Akan tetapi cara mereka dalam menghadapinya mungkin berbeda-beda. Tidak sedang ingin mengejar sesuatu, nikmati semua waktu yang ada dihadapanmu. Dan selalu percaya kata hatimu.

Jika Memang Sudah Waktunya, Kamu Akan Bertemu Dia yang Tepat untuk Dicinta

Suatu saat, ada waktu yang tepat di masa yang tak pernah kamu bayangkan. Seseorang yang dijanjikan oleh semesta akan datang menghampirimu. Meminta izini untuk mencintaimu dan memberikan semua cinta dan kasih sayangnya tanpa diminta.
Untuk sampai pada tahap ini jelas tak mudah. Kamu butuh mengasah kesabaran yang keikhlasan. Berserah pada segala janji yang sudah Tuhan sampaikan. Hingga akhirnya berhasil bertemu dengan dia yang memang sedari dulu kamu harapkan. Jika sudah sampai pada titik ini, patah hati dan semua kecewa yang terjadi di masa lalu. Bukan lagi jadi sesuatu yang menyakitkan. Lebih dari itu, kamu akan berterimakasih karena sudah pernah terluka dan ditinggalkan. Karena itu semua membuatmu belajar lebih tegar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel