Ini Perbedaan Utama Gejala Awal Covid-19 dan Flu

Virus corona ketika dicek dengan mikroskop/harvard.edu
Gejala virus corona (Covid-19) membutuhkan waktu lebih lama untuk muncul daripada gejala flu.
Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi virus corona baru atau Covid-19 masih berlangsung. Dengan sejumlah temuan mengejutkan tentang gejala dan virusnya sendiri, banyak pertanyaan yang muncul tentang penyakit baru yang telah menyerang puluhan juta orang di dunia ini.
Salah satu pertanyaan yang banyak diperbincangkan adalah apa yang membedakan orang dengan infeksi Covid-19 dan orang dengan penyakit pernapasan lain seperti pilek atau flu. Terlebih, sejumlah negara akan memasuki musim dingin yang meningkatkan kemungkinan orang terkena flu.
Dilansir dari Express UK, Senin (14/9/2020) para peneliti dari University of Southern Carolina menyebut ada faktor penentu yang dapat mengungkapkan apa yang dialami oleh seseorang terkait dengan penyakit pernapasan ini.
Mereka mengidentifikasi urutan sistem yang berbeda di antara pasien Covid-19 dengan gejala demam yang diikuti oleh batuk. Sebaliknya, pada flu musiman, orang umumnya mengalami batuk terlebih dahulu sebelum gejala demam muncul.
Sementara itu, Center for Diseases Control and Prevention (CDC) menyatakan bahwa flu biasa lebih mungkin dimulai dengan sakit tenggorokan sebagai gejala pertama penyakit. Adapun, alergi muncul secara tiba-tiba, termasuk gatal mata, bersin, dan hidung meler.
Singkatnya, gejala pertama dari setiap penyakit dapat diringkas sebagai berikut, Covid-19 dengan gejala demam, flu musiman diawali dengan batuk, kedinginan atau flu biasa diawali dengan sakit tenggorokan, dan alergi diawali dengan mata gatal, bersin, dan pilek sekaligus.
Studi tersebut mengidentifikasi hal ini sebagai gejala pertama yang muncul di setiap kondisi. Namun demikian, kehati-hatian tetap harus ditingkatkan, karena tidak semua orang dengan Covid-19 akan mengalami demam.
Selain itu, gejala Covid-19 atau virus corona membutuhkan waktu lebih lama untuk muncul daripada gejala flu. Terlebih, studi juga menyebut bahwa banyak dari orang yang terinfeksi virus corona baru tetapi tidak mengalami gejala apapun, sehingga kewaspadaan harus selalu diperhatikan.
Cara yang paling dianjurkan adalah melakukan tes Covid-19 di layanan atau fasilitas kesehatan apabila merasa mengalami gejala-gejala umum telah diumumkan oleh lembaga kesehatan atau pemerintah setempat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel