Syekh Ali Jaber Ditusuk, Pengamanan Terhadap Ulama Harus Diperketat

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Pengamanan Terhadap Ulama Harus Diperketat
Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukan saat sedang berdakwah di Masjid Fallahudin, Bandar Lampung, pada Minggu 13 September 2020. Foto/Instagram
Peristiwa penusukan terhadap ulama kondang Syekh Ali Jaber saat sedang berdakwah di Masjid Fallahudin, Bandar Lampung, pada Minggu 13 September 2020 mengundang keprihatinan dari sejumlah kalangan. Salah satunya dari Ustad Bachtiar Nasir.
"Prihatin dan doa untuk sahabat mulia Syekh Ali Jaber Hafizhahullah Ta'ala. Syafaahullah wa qowwaahu," tulis Bachtiar Nasir di akun Instagram miliknya, @bachtiarnasir, Senin (14/9/2020). (Baca juga: Syekh Ali Jaber: Alhamdulillah Saya Selamat dari Pembunuhan)
Pria yang akrab disapa UBN ini juga menyarankan kepada seluruh penyelenggara dan jamaah majelis ilmu untuk menyiapkan pengamanan khusus agar insiden tersebut tidak terulang kembali. "Himbauan saya kepada seluruh panitia penyelenggara & jamaah majelis ilmu dan tablig akbar menyiapkan tim pengamanan khusus serta bekerja sama dengan aparat setempat setiap kali menyelenggarakan acara sebagai bentuk ikhtiar," tulisnya UBN. (Baca juga: Mahfud MD: Segera Ungkap Motif dan Jaringan Penusuk Syekh Ali Jaber)
Tidak hanya itu, anggota pengurus pusat Muhammadiyah ini juga mengajak kepada seluruh dai untuk tidak surut dan berhenti berdakwah. "Ya Rabb, hanya kepada Engkau, kami bersandar dan memohon perlindungan. Jangan pernah surut apalagi berhenti berdakwah menyeru kepada Allah." (Baca juga: Din Syamsuddin Sebut Penusukan Syekh Ali Jaber Bentuk Kriminalisasi Ulama)
Doa dan imbauan yang disampaikan UBN langsung mendapat 380 komentar dari warganet. Di antaranya dari @saudagarkeren_bp yang menyatakan, setuju ustadz…minimal 1 atau 2 orang brigade yang ada di range 1 ulama2 kita ketika acara. Termasuk pun ketika saat shalat…
Kemudian, eca_namatsab: Harus lebih waspada. Pengamanan diperketat
Srie_awank yang mengatakan betul ustadz, mulai sekarang kalau mengadakan ceramah ulamanya harus dikawal, jangan sampai kejadian seperti itu lagi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel