7 Potret Lisa, Korban Penyiraman Air Keras yang Kini Jadi Pengusaha Perhiasan

 

Masih ingat dengan Siti Nur Jazilah alias Lisa, wanita yang disiram air keras oleh suaminya, Mulyono 15 tahun lalu? Akibat kasus KDRT yang menimpanya itu, wajah Lisa mengalami kerusakan parah akibat terkena air keras.

Lisa yang saat itu masih berusia 22 tahun harus menjalani rekonstruksi wajah dengan prosedur yang panjang. Ia harus menjalani 17 kali operasi. Lisa juga dirawat di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, selama 7 tahun.  

Saat itu kasus Lisa menyita perhatian masyarakat Indonesia. Banyak yang ikut sedih dengan apa yang dialami Lisa. Tentu saja kejadian itu juga seolah menjadi titik terendah bagi Lisa.  

Pertama kali menjalani rangkaian operasi pada tahun 2006, Lisa akhirnya sudah diperbolehkan pulang pada tahun 2014 lalu. Meski begitu, wajahnya masih belum kembali sempurna 100 persen.   

Sempat diterpa musibah, Lisa kini berhasil bangkit dan sukses jadi pengusaha. Ia kini berbisnis perhiasan handmade. Melalui akun Instagramnya, @lisa_jewellry_handmade, ia kerap membagikan kegiatannya serta potret perhiasan hasil karyanya.

Yuk intip potret terbaru Lisa, wanita korban KDRT air keras yang kini jadi pebisnis perhiasan.

Lisa kini disibukan dengan bisnisnya menjual perhiasan handmade. 

Lisa saat memakai aksesori kalung cantik hasil karyanya. 

Tampil menawan dalam balutan rok batik, Lisa banjir pujian dari netizen. 

Perhiasan buatan Lisa disebut memiliki banyak peminat dari kalangan pejabat dan tokoh ternama, lho. 

Begini pose Lisa di seminar wiraswasta bersama desainer Anne Avantie. Lisa juga sempat dipercaya sebagai model kebaya oleh sang desainer. 

Lisa juga sempat mendapatkan penghargaan kartini award. Selamat ya Lisa! 

Potret Lisa mengenakan kebaya rancangan Anne Avantie bersama Fatma Saifullah Yusuf yang saat itu masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Jatim. 

Kisah Lisa yang kini menjadi pengusaha perhiasan dinilai menginspirasi banyak orang. Lisa dinilai berhasil buktikan dirinya mampu bangkit dari keterpurukan dan menghasilkan karya yang mampu dibanggakan. 

Artikel Asli

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel