Cerita Yusuf Mahardika, Pemeran Si Madun yang Ngaku Bersalah Pernah 'Bunuh' Orang

 


                Pernyataan Alfie Alfandy. ©2020 Merdeka.com
Pernyataan mengejutkan dari Yusuf Mahardika pemeran Tendangan Si Madun.

Salah satu serial sinetron anak-anak 'Tendangan Si Madun' paling populer pada tahun 2012. Sinetron ini menceritakan tentang kisah seorang anak yang gemar bermain sepak bola, namun dilarang oleh ayahnya.

Sejak pertama kali tayang, 'Tendangan Si Madun' bisa dibilang cukup menyita banyak perhatian masyarakat. salah satunya ialah karakter utama yang berperan sebagai Madun, yakni Yusuf Mahardika.

Setelah 8 tahun berlalu, Yusuf Mahardika tiba-tiba mengejutkan publik dengan pernyataannya yang mengaku pernah 'membunuh' orang saat usianya 12 tahun.

Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi bintang tamu di video podcast ALFIE ALFANDY. Berikut ulasannya:

Jadi Bintang Tamu

Dalam video berjudul 'BID'AH PODCAST - EPS 04 - MADUN PERNAH BUNUH ORANG', Yusuf Mahardika menceritakan tentang kehidupan pribadinya saat sebelum terkenal sampai berhasil memerankan karakter Madun dalam sinetron. Ia juga menceritakan bagaimana perasaannya yang sudah menjadi idola anak-anak di usianya yang masih belia.

Youtube/ALFIE ALFANDY ©2020 Merdeka.com

Yusuf Bilang Pernah Bunuh Orang

Dalam video, Yusuf mengatakan jika saat memerankan karakter Madun, ia mengaku begitu populer sehingga banyak anak-anak mengidolakan dirinya. Hal tersebut diakuinya justru membuat dirinya 'membunuh' orang secara tak sengaja.

"Aku pernah ngebunuh orang bang, percaya enggak?" kata Yusuf.

"Hah? Gimana? Entar dulu, ini ganti program jadi Buser kayaknya," kata Alfie kaget mendengar pengakuan Yusuf.

Youtube/ALFIE ALFANDY ©2020 Merdeka.com

Penjelasan Yusuf

Aktor berusia 21 tahun itupun lalu menjelaskan pernyataan dirinya yang menyebut pernah membunuh orang. Yang ia maksud sebenarnya bukan membunuh secara langsung, melainkan ia mendengar seorang anak meninggal dunia karena kecelakaan saat akan membeli kaos 'Si Madun' di pasar karena sangat mengidolakan dirinya.

Youtube/ALFIE ALFANDY ©2020 Merdeka.com

"Waktu itu bisa dibilang nomor 1 di Indonesia. Semua orang tertuju pada sinetron itu. Sempet dengar kabar ada anak di Jawa Tengah atau Jawa Timur itu, pamit sama ibunya mau beli kaos Madun di pasar. Anak kecil itu ternyata ketabrak dan meninggal," ungkapnya.

Merasa Bersalah Sampai Menangis

Lebih lanjut Yusuf mengatakan sesaat setelah mendengar kabar tersebut, ia langsung menangis dan merasa sangat bersalah atas kematian anak tersebut.

"Dan pas denger kabarnya nangis aku ya Allah, aku umur 12 tahun punya beban kaya gitu tuh ngerasa kaya, aduh enggak bisa diginiin lah bang, sedih dengernya bang," kata Yusuf.

Semenjak kejadian tersebut, Yusuf mengaku jika ia  sempat sangat trauma dan merasa bersalah hingga sedikit berpengaruh ke mentalnya.

Youtube/ALFIE ALFANDY ©2020 Merdeka.com

"Sampai dia meninggal itu yang buat aku kayak kok gini, masih harus ngelewatin yang begini. Aku ngerasainnya astaga udah kayak ngebunuh orang bang rasanya itu, nyawa itu. Biarpun aku enggak kenal, tapi alasan mau beli baju Madun," lanjutnya.

Artikel Asli

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel