Video Remaja Injak-injak Makam Pahlawan Viral, Teman Wanitanya Merekam Sambil Tertawa: Injak Der!

 

Pemuda injak-injak makam pahlawan.

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang remaja melakukan tindakan tak terpuji di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kotabumi Selatan, Lampung Utara.

Aksi tak bermoral remaja itu tersebar di grup WhatsApp dan Facebook.

Video berdurasi 30 menit tersebut kini viral di media sosial dan menuai kecaman keras.

Pantauan TribunJakarta.com remaja tersebut menginjak-injak makam pahlawan.

Remaja berjenis kelamin laki-laki tersebut sambil cenge-ngesan push up di atas makam.

Tak cuma itu remaja tersebut juga berusaha mencabut salah satu nisan.

Video itu diduga direkam oleh teman-teman perempuan pelaku penginjak makam.

Bukannya melarang atau mencegah, teman-teman perempuan remaja tersebut malah tertawa terbahak-bahak.

Bahkan salah satu teman perempuan remaja itu malah terdengar menyuruh pelaku.

"Injak Der!" katanya.

"Hahaha gilau kau Gerry," ucap teman pelaku yang lain.

Menurut keterangan yang diperoleh TribunJakarta, peristiwa itu terjadi pada Minggu (31/10/2020).

Sejumlah remaja yang tak menghargai jasa-jasa para pahlawan itu kini harus berurusan dengan hukum.

Di Instagram beredar foto ketika kediaman sejumlah remaja tersebut didatangi polisi dan anggota TNI.

Tawa yang tadi mengembang di wajah remaja-remaja itu seketika menghilang.

Mereka hanya bisa menunduk malu menyembunyikan wajahnya.

Video Viral Lainnya

Video Detik-detik Pasangan Kekasih Diperas Viral di Medsos, Gara-gara Terciduk Bermesraan di Mal

Nasib nahas menimpa sepasang kekasih yang sedang asyik bermesraan di salah satu mal di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Aksi sejoli yang tak diketahui namanya itu, rupanya diam-diam direkam oleh seorang pria.

Pria tersebut kemudian mengancam akan menyebar dan memviralkan video mesra sepasang kekasih itu ke media sosial.

Pria itu lantas meminta sejumlah uang kepada korban.

Video rekaman CCTV saat pelaku melakukan pemerasan viral di media sosial.

Pantauan TribunJakarta.com di video tersebut tampak seorang pria sedang mengambil uang di ATM.

Sementara pria lainnya mengawasi dari belakang.

Kasat Reskrim Polres Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa mengatakan pelaku awalnya meminta uang sebesar Rp 2 juta kepada korban.

Karena melihat uang dalam ATM korban cukup banyak pelaku tiba-tiba berubah pikiran.

Ia meminta tambahan uang Rp 3 juta.

Korban yang tak terima akhirnya melaporkan kejahatan pria tersebut ke Polres Mataram.

"Korban bersedia memberikan sejumlah uang kepada tersangka, namun di saat tersangka melihat saldo yang lumayan banget," ucap Budi dikutip TribunJakarta.com dari YouTube Kompas TV, pada Minggu (01/11/2020).

"Di sana ada komunikasi sehingga uang yang diminta bertambah," imbuhnya.

Berdasarkan rekaman CCTV, polisi akhirnya berhasil mengantongi identitas pelaku.

Pelaku kemudian ditangkap dikediamannya.

"Terhadap tersangka sudah kita lakukan pengamanan," kata Budi.

"Dan kita sangkakan dengan pasal 369, pemerasan dengan hukuman, dengan ancaman 4 tahun penjara," imbuhnya.

Artikel Asli

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel