17 Tahun Dipoligami Kiwil, Ternyata ini yang Bikin Rohimah Menyerah !



Rumah tangga Rohimah dan Kiwil sedang diujung tanduk. Sang istri pertama belum lama ini menggugat cerai Kiwil.

Proses cerai tersebut kini sedang bergulir di pengadilan. Keputusan Rohimah untuk menceraikan Kiwil sudah bulat lantaran sang suami tak ingin berhenti berpoligami.

Rohimah pun mengaku ada alasan tertentu yang pada akhirnya membuatnya tak lagi mau dipoligami. Padahal sudah selama 17 tahun ia bertahan.

"Kalau saya kan sudah berpengalaman 17 tahun yang kemarin dipoligami seperti apa. Jadi saya mengatakan seperti ini saya tidak mau munafik. Karena orang munafik itu takut beneran," kata Rohimah ditemui di Gedung Transmedia kawasan Mampang Jalan Kapten P Tendean Jakarta belum lama ini.

"Kalau saya sudah tidak mau dipoligami berarti ada hal-hal tertentu yang memang saya tidak siap dipoligami," jelas Rohimah.

Saat ditanya apakah Kiwil menyanggupi permintaan Rohimah untuk tak lagi berpoligami, ia tak bisa menjawab. Karena semua keputusan ada di Kiwil.

"Tanya langsung sama orangnya kalau itu," tegasnya.

Saat ini, Rohimah mengaku berjuang demi anak-anaknya. Baginya anak adalah nomor satu.

"Lilahitaala, nggak menyerah. Kan masih ada anak. Kalau saya menyerah ntar saya mati, Innalillahi. Jangan sampai. Masih ada anak-anak yang saya urusi," lanjutnya.

Rohimah pun hanya bisa pasrah terkait hasil dari perceraian yang kini prosesnya masih berjalan. Ia legowo dan berusaha tenang dalam menghadapinya.

"Ya ridho dunia akhirat apa pun nanti keputusannya mohon doanya. Karena dengan begitu saya bisa tenang, bisa legowo saya bisa menjalani hidup saya dengan nyaman," pungkas Rohimah.

Sebelumnya, Rohimah mengaku masih dinafkahi oleh Kiwil. Walaupun nafkah yang diberikan hanya semampunya saja.

"Materi alhamdulillah masih ada. Pokoknya ya sedapetnya dia, sependapatannya dia. Ya pasti ngasih ke saya," ujarnya.

SUMBER

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel