Tersangka Ancam Tusuk Imam Masjid di Depok Mengaku Bisa Kendalikan Air dan Angin



Polsek Cimanggis menjemput Ardiansyah alias AR (22) tersangka pengancaman penusukan terhadap imam Masjid Al Mujahidin, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Sambil memakai jaket, tersangka keluar dari rumahnya di RW 4 tak jauh dari Kantor Kelurahan Jatijajar.

Ayah Ardiansyah, Nurdin mengaku tidak menyangka anak ketiga dari lima bersaudara itu melakukan pengancaman penusukan kepada korban yakni Prinadi. Saat diperlihatkan dari rekaman CCTV dan pakaian yang digunakan, orang tersebut mirip putranya.

“Kalau dibilang percobaan penusukan saya tidak percaya, tapi memang dia ada sedikit gangguan kejiwaan,” ujar Nurdin, Kamis (28/1/2021).

Nurdin menjelaskan, anaknya mengalami gangguan kejiwaan sejak Februari 2020 setelah pulang kuliah dari Jepang. Ardiansyah mendapatkan beasiswa kuliah di Jepang jurusan Multimedia selama empat tahun.

Selama berada di Jepang, dia kerap memberikan kabar ke keluarganya. “Pada tahun ke empat dia bicaranya mulai berbeda, kaya semacam ilmu enggak jelas,” terang Nurdin.

Nurdin mengungkapkan, Ardiansyah pulang ke Indonesia dari Jepang karena dideportasi. Sebelumnya, Ardiansyah sempat mengalami masalah dan sempat dipidana sekitar 30 hari.

“Kalau tidak salah masalahnya mengganggu perempuan di sana, setelah bebas langsung dideportasi dipulangkan ke Indonesia,” ucap Nurdin.

Dengan pandangan kosong, Nurdin masih mencari tahu penyebab anaknya mengalami gangguan kejiwaan. Bahkan, Ardiansyah pernah bercerita kepada dirinya mampu mengendalikan air dan angin karena memiliki ilmu.

“Dia ngaku bisa mengendalikan angin dan air, sampai saat ini saya enggak tahu persis siapa sebenarnya atau dari mana ilmu yang dia pelajari. Masih menelusuri, sudah tahun,” kata Nurdin.

SUMBER

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel