Heboh Monyet Albino Peliharaan Irfan Hakim Ternyata Dibleaching, Tuai Kecaman Netter



Selebritas Tanah Air Irfan Hakim saat ini sedang menjadi sorotan di media sosial. Selain menjalani profesinya, Irfan Hakim menyebut dirinya sebagai pecinta hewan lantaran memiliki hobi memelihara berbagai hewan di kediamannya. Melalui akun Youtubenya deHakims, Irfan Hakim seringkali membagikan video mengenai hewan peliharaannya, seperti berbagai jenis burung, ayam, kura-kura, bulus, musang hingga monyet. 

Namun, salah satu peliharaannya yakni monyet albino tengah ramai dibahas warganet. Pasalnya monyet ini diketahui bukan albino asli dan diputihkan atau di-bleaching oleh yang memperdagangkan monyet tersebut. Hal ini kemudian dibahas oleh netter @indiratendi dan sudah disukai 14,5 ribu kali. 

Pemutihan warna bulu monyet ini biasanya dilakukan pada bayi monyet yang diketahui kulitnya masih sensitif. Selain itu, pencuit menerangkan bahwa pemeliharaan monyet adalah tindakan yang dilarang walau monyet bukan hewan yang dilindungi. Monyet yang biasanya dipasarkan juga dipisahkan dari induknya sedari bayi, dan disebut seringkali induk monyet turut dibunuh untuk mengambil anaknya. Keseluruhan proses untuk memperdagangkan monyet albino palsu tersebut termasuk dalam tindakan penyiksaan hewan. 

Dalam utasnya disebutkan bahwa Irfan Hakim diduga ditipu oleh orang yang memberikan monyet, dengan mengaku bahwa itu albino padahal bukan. Tetapi menurut pencuit hal itu tetap tidak bisa dibenarkan karena menurutnya pecinta hewan seharusnya tidak mendukung pemeliharaan monyet yang harus melalui proses penyiksaan. Pencuit juga mengungkap kelainan genetik pada monyet tidak bisa dijadikan alasan untuk pelihara monyet di rumah. "Satwa liar tetap lebih bahagia di habitatnya," ucapnya. 

Utas pencuit menuai beragam respons dari warganet. Tak sedikit yang mengecam Irfan Hakim atas hobinya memelihara hewan liar. Saat ini video unggahan Irfan Hakim yang menyinggung soal monyet sudah disembunyikan dari profil Youtubenya. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel