Viral Desa 'Mati' di Majalengka, Ditinggal Semua Warganya Karena Ternyata Ini Alasannya

 

Viral Desa 'Mati' di Majalengka, Ditinggal Warganya karena Sering Kena Bencana
Desa Sidamukti, sebuah desa di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat mendadak viral di media sosial.

DESA Sidamukti, sebuah desa di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat mendadak viral di media sosial. Pemukiman ini tidak seperti desa-desa lainnya, malahan desa ini disebut-sebut sebagai desa mati.

Hal ini bermula dari sebuah video yang diunggah oleh saluran YouTube Bucin Tv pada 26 Januari 2021 lalu. Dalam video unggahannya, Khadafi, pemilik akun, menyorot kondisi Desa Sidamukti pada saat ia berkunjung ke desa itu pada Minggu 24 Januari 2021.

"Desa ini terbengkalai sejak tahun 2011 atau 2012 karena tempat ini rawan longsor dan sering terjadi patahan-patahan pergeseran tanah," jelas Khadafi pada video yang berjudul "Desa Kosong Majalengka-View Siang".

Khadafi juga menjelaskan, desa ini pertama kali terjadi longsor di 2001. Lalu sebagian warganya pergi meninggalkan rumahnya dan terjadi lagi musibah bencana alam di 2012.

Sejak tahun 2012 lah pemerintah setempat mengimbau kepada seluruh warga yang ada di desa tersebut untuk pergi meninggalkan rumah mereka dan pemerintah juga telah menyediakan tempat baru bagi mereka.

Di Desa Sidamukti ada sekira 200 rumah yang terbengkalai. Dari jumlah tersebut beberapa bangunan rumahnya sudah mulai rusak karena tidak terurus.

Saat Khadafi mulai menyusuri jalanan Desa, kesan horor langsung terasa apalagi saat Khadafi membuka pintu salah satu rumah. Di dalam rumah tersebut masih terlihat ada sapu, kalender, dan bangku untuk duduk.

"Kok tapi gue malah lebih merasa serem siang-siang. Kalau malem tuh gue udah terbiasa gitu. Masuk ke tempat-tempat terbengkalai malam hari," ungkapnya.

Menurut informasi yang didengarnya, masih ada beberapa petani yang lalu lalang lewat desa tersebut.

Dihubungi MNC Portal Indonesia (MPI), Kuwu (Kepala Desa) Sidamukti Karwan mengatakan tayangan dalam video tersebut bukan gambaran Desa Sidamukti secara keseluruhan. "Salah satu Blok di desa Sidamukti, yaitu Blok Tarikolot. Itu eks permukiman, pantas saja kosong," kata Karwan.

Dia menjelaskan, warga yang sebelumnya tinggal di blok itu sudah direlokasi ke blok lain yang relatif lebih aman. "Orangnya sudah pindah ke Blok Buah Lega. Masih di Desa Sidamukti," tuturnya.

Artikel Asli

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel