Ini Dia Deretan Fakta Kasus Prostitusi Online Cynthiara Alona

 

KBRN, Jakarta: Artis Cynthiara Alona telah ditetapkan sebagai tersangka karena mengizinkan hotel miliknya "Hotel Alona" menjadi tempat prostitusi online yang turut melibatkan anak di bawah umur.

Berikut fakta-fakta terkait kasus Cynthiara Alona:

1. Pengunjung sepi, Alona buka hotel prostitusi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membeberkan motif Cynthiara Alona membiarkan hotel miliknya menjadi tempat prostitusi.

Dalam pengakuannya, Alona mengatakan selama pandemi covid-19 pengunjung sepi sehingga membiarkan hotelnya menjadi tempat prostitusi.

"Motifnya pengakuan di masa Covid-19, hunian hotel cukup sepi dan ada peluang agar dana operasional hotel bisa berjalan. Ini yang terjadi," kata Yusri dalam Jumpa Pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/3/2021).

Yusti melanjutkan, modus yang digunakan prostitusi melalui jaringan pesan online yakni aplikasi MiChat. Praktek tersebut berlangsung baru tiga bulan.

2. Melibatkan anak di bawah umur

Polda Metro Jaya membongkar praktek prostitusi online di Hotel Alona milik artis Cynthiara Alona pada Selasa (16/3/2021). Polisi juga telah mengamankan 15 pekerja seks komersil yang masih di bawah umur.

"Korban ada 15 orang, semuanya anak di bawah umur yang rata-rata 14, 15, 16 tahun," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/3/2021).

Yunus menjelaskan anak dibawah umur tersebur dikoordimir oleh para muncikari dengan menjebak dipacari hingga ditawari pekerjaan.

"Bagaimana cara merekrutnya? Ada yang dipacari, ada yang ditawari pekerjaan sehingga korban di bawah umur ini mau melakukan," katanya

Yusri mengatakan, ke-15 anak tersebut telah dititipkan ke P2TP2A dan Penitipan Handayani untuk mendapatkan bantuan secara psikologi dan pemulihan trauma (trauma healing).

3. Alona bekerjasama dengan Muncikari

Polda Metro Jaya menyampaikan tersangka kasus prostitusi online, artis Cynthiara Alona telah bekerjasama dengan mucikari untuk menyediakan layanan prostitusi online di hotelnya.

"Pengakuannya, hotelnya sepi, sehingga dia menyediakan hotel untuk bisa melakukan perbuatan cabul di dalam hotelnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Jumat (19/3/2021).

Yusri menuturkan, keterlibatan Alona ada dalam menyediakan dan menawarkan prostitusi online melalui aplikasi chatting MiChat kepada para hidung belang.

"Modusnya dengan menawarkan wanita-wanita di bawah umur untuk open BO. Menggunakan media sosial MiChat untuk menawarkan kepada hidung belang. Jadi memang ada mucikarinya yang mencari korban, ada juga jokinya yang mengantar, korbannya yang jelas anak di bawah umur," sambung Yusri.

Dalam sekali kencan atau menginap di hotel, Alona memasang tarif ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

"Tarif yang dipasang itu mulai dari Rp400 ribu-1 juta. Itu kemudian dibagi lagi ya, jokinya ini dapat 50, ada yang dapat 100, sampe yang punya hotel dan korban itu dapat berapa. Tapi korban itu bisa satu kali melayani para hidung belang," terangnya.

4. Pemkot tutup Hotel Alona

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menyatakan telah memerintahkan jajarannya untuk menutup Hotel  Oyo milik artis Cynthiara Alona karena menjadi lokasi prostitusi.

"Tadi saya barusan koordinasi juga. Inikan baru diambil alih Polda Metro. Tapi saya perintahkan untuk ditutup, karena itu melanggar Perda Nomor 8 tahun 2005 tentang larangan prostitusi," kata Arief kepada rri.co.id, Jumat (19/3).

Arief mengaku, penutupan itu akan dilakukan setelah pihak Satpol PP Kota Tangerang berkoordinasi lebih lanjut dengan Polda Metro.

"Tadi arahan polres, harus nunggu hari Senin untuk ke Polda Metro. Saya sih inginnya segera. Kalau ada kejadian lagi, kan tidak tahu kondisi begitu," ucap dia.

Lebih lanjut, Arief menyatakan, berdasarkan izin, hotel milik Cynthiara Alona itu telah beroperasi sejak 2018 lalu. Izin, dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

"Izin hotel dikeluarkan oleh pemerintah pusat, bukan dari PTSP kita (Dinas Perijinan Kota Tangerang, Red)," imbuhnya.

5. Hotel Alona masih beroperasi?

Pasca digerebek polisi, pada Selasa (16/3/2021), Hotel Oyo milik artis Cynthiara Alona masih beroperasi di Jalan Komplek Deplu, Jalan Lestari, No 29A, RT03/01, Kreo, Larangan, Kota Tangerang hari ini, Jumat (19/3/2021).

Tidak ada garis polisi di lokasi hotel. Sejumlah tamu pun masih tampak terlihat keluar masuk.

Dari pantauan RRI.CO.ID di lapangan, motor tamu parkir berjejer di halaman hotel. 

Hotel ini tampak terlihat kusam dari luar. Cat pada tembok terlihat memudar.

Pada sisi kanan, terdapat ruang kecil keamanan. Untuk masuk ke hotel, tidak ada papan nama atau penunjuk jalan. Akses jalan pun tampak sempit.

Dari kaca pintu masuk, terdapat kertas bertuliskan ‘Tutup’, tetapi saat RRI.CO.ID mencoba masuk ke dalam hotel, tampak resepsionis wanita sudah menunggu.

Wajah resepsonis, nampak terlihat gelisah dan masih cemas.

"Iya, masih buka. (Pesan kamar, Red) bisa," kata resepsionis wanita dari balik meja kepada rri.co.id, di Hotel Oyo, Larangan, Kota Tangerang, Jumat (19/3/2021).

Saat ditanyakan soal pemesanan kamar dan lainnya, resepsionis wanita menyerahkan kepada seorang pria berambut panjang sebahu.

SUMBER

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel