Memilukan, Ibu 3 Anak di Ini Nekat Mau Jual Ginjal Rp500 Juta karena Terlilit Utang Bank

 Memilukan, Ibu 3 Anak di Ini Nekat Mau Jual Ginjal Rp500 Juta karena Terlilit Utang Bank

Saking peliknya dengan keadaan yang sedang dialami, ibu sampai melakukan hal yang bisa membahayakan kesehatannya sendiri.

Seorang wanita bernama Farhiyatun Naini (37) nekat menjual ginjalnya demi membayar utang dan menghidupi keluarganya di Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Farhiyatun yang hidup bersama suaminya Ahmad Dani (46) dan tiga anak itu menawarkan ginjalnya dengan harga Rp500 juta melalui grup WhatsApp. Sebelum memutuskan untuk menjual ginjalnya, Fahriyatun juga sempat menjual mesin cucinya.

1 dari 3 halaman

Kisah Iibu di Lumajang yang Ingin Menjual GinjalnyaKisah Iibu di Lumajang yang Ingin Menjual Ginjalnya © Detik.com

Farhiyatun berniat menjual ginjalnya seharga Rp 500 Juta. Ia mengaku sudah tidak menemukan cara untuk mendapatkan uang selain menjual ginjal.

" Mau dapat uang dari mana untuk bayar utang sama kebutuhan keluarga, sehingga saya kepikiran mau menjual ginjal saya. Mau jual mesin laundry gak ada yang beli," ujar Farhiyatun dikutip dari laman Indozone.id.

2 dari 3 halaman

Kisah Ibu di Lumajang yang Ingin Menjual GinjalnyaKisah Ibu di Lumajang yang Ingin Menjual Ginjalnya © Zumrotun Solichah/ANTARA

Beredarnya kabar itu di media sosial, membuat Bupati Lumajang Thoriqul Haq mendatangi kediaman Aini. Ia mendatangi rumah Aini pada Kamis (26/3).

Kepada Thoriq, Aini mengaku banyak kebutuhan yang perlu dibiayai. Hingga kemudian, ia memutuskan untuk berniat menjual ginjalnya untuk menutupi kebutuhannya, termasuk utang.

" Mohon dipahami masyarakat sampai memiliki pemikiran di luar jangkauan akal sehat, sekarang Bu Aini sudah memahami, ada kesadaran tidak lagi menjual ginjal dan tidak terpikir untuk itu," ujar Thoriq kepada Antaranews.

3 dari 3 halaman

Setelah didatangi Bupati Lumajang Thoriqul Haq di rumahya pada Kamis (26/3). Ia mengaku sangat emosional saat mengambil keputusan tersebut.

" Tidak ada lagi niat untuk jual ginjal. Saya juga mohon maaf waktu itu terlalu emosional," ujar Aini.

Thoriq mengatakan, Pemkab Lumajang akan memberikan modal usaha kepada Aini untuk membantu kondisi keuangan keluarganya. 

Duh, miris sekaligus sedih kalau ada ksus seperti ini. Karena himpitan ekonomi, kadang-kadang seseorang bisa nekat melakukan apa saja. Padahal, ginjal adalah salah satu organ terpenting dalam tubuh manusia. Gimana nih menurut kamu?

SUMBER

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel