Viral Pria Sombong Ngaku-ngaku Anak DPR, Pintu dan Temboknya Jadi Sorotan, Simak Videonya

 

Mengaku anak DPR [Instagram/@fakta.indo]
Mengaku anak DPR [Instagram/@fakta.indo]

SuaraJawaTengah.id - Baru-baru ini, seorang pria mengaku sebagai anak DPR  membuat geram warganet lantaran sikap sombongnya.

Alih-alih menanggapi pernyataan yang dilontarkan oleh pemuda itu, warganet justru dibuat salh fokus dengan pintu dan tembok rumah pria dalam video tersebut.

Dari kondisi rumah pria dalam video itu, warganet malah jadi ragu kalau pria tersebut benar-benar anak DPR.

Video pria ini menuai hujatan karena ia mengaku jadi anak DPR yang kaya dan mengejek golongan lain.

Ia sampai mengatakan bahwa Tuhan sampai tidak berani mengambil rezekinya.

Kontan, aksi pemuda itu menuai hujatan warganet yang menganggapnya berjiwa pansos alias panjat sosial.

Dalam video yang dibagikan akun Instagram @fakta.indo, pemuda itu tampak beberapa kali mengunggah video yang menunjukkan kesombongannya.

"Gue kasih tahu ke elu ya, anak DPR itu rezekinya selalu ngalir. Tuhan aja enggak berani menutupi rezeki gue, paham lu!" katanya menanggapi sebuah komentar warganet.

Selain membicarakan soal rezeki, pemuda ini juga menyinggung soal anak petani sebagai perbandingan.

"Oke gue mau nanggepin sama yang bilang 'kalau enggak ada petani, gue mau makan apa?' Lah gue bayar! Emang gratis? Suruh siapa jadi anak petani?" katanya lagi.

Menanggapi ulah pemuda itu, tak sedikit warganet yang membandingkannya dengan sikap Kaesang Pangarep, putra Presiden Joko Widodo yang bertolak belakang.

Sementara itu, tak sedikit pula warganet yang justru salah fokus dengan background rumah pemuda dalam video tersebut sehingga meragukan pernyataan pemuda yang mengaku sebagai anak DPR tersebut.

"Pintu lu aja masih kayu jangan sok keras," komentar @shahri******.

"Dilihat dari pintu dan dinding rumahnya, hmm," imbuh @hallu*****.

"DPR. Di bawah Pohon Rindang," sindir @dapoer******.

"Kalau ditangkap jangan klarifikasi sambil nangis ya," pesa @nine******.

SUMBER

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel